Sunday, 24 August 2014

PEMBAHASAN AKTA PT PASAL 1 - 3



AKTA PENDIRIAN PERSEROAN TERBATAS
PT.
Nomor    .
Pada hari ini,            , tanggal  
dua ribu empat belas (  - -2014), pukul        WIB (                            Waktu Indonesia Barat), berhadapan dengan saya, 
Sarjana Hukum, Magister Kenotariatan, Notaris di 
penghadap yang akan disebut berikut ini, dengan dihadiri saksi-saksi yang namanya akan disebut dalam akhir akta ini.                         
1.   Tuan  lahir di              , pada tanggal  Pengusaha, bertempat tinggal di Rukun Tetangga 000/Rukun Warga 000, Kelurahan                      Kecamatan
pemegang Kartu Tanda Penduduk Nomor
                         , Warga Negara  Indonesia;       
2.   Tuan  lahir di              , pada tanggal  Pengusaha, bertempat tinggal di Rukun Tetangga 000/Rukun Warga 000, Kelurahan                      Kecamatan
pemegang Kartu Tanda Penduduk Nomor
                         , Warga Negara    -Indonesia;       
Para penghadap bertindak untuk diri sendiri  dengan ini menerangkan, bahwa dengan tidak mengurangi izin dari pihak yang berwenang telah  sepakat dan setuju untuk bersama-sama mendirikan suatu perseroan terbatas dengan anggaran dasar   sebagaimana yang termuat dalam akta pendirian    ini, (untuk selanjutnya cukup disingkat dengan   “Anggaran Dasar“) sebagai berikut:   

NAMA DAN TEMPAT KEDUDUKAN           
Pasal 1.                    
1.   Perseroan terbatas ini bernama[1]             
-------------------------------------------- PT.         ----------------------------------------------------
(selanjutnya cukup disingkat dengan “Perseroan”), berkedudukan di[2]
2.   Perseroan dapat membuka kantor cabang atau  kantor perwakilan, baik di dalam maupun  diluar wilayah Republik Indonesia  sebagaimana ditetapkan oleh Direksi.       

JANGKA WAKTU BERDIRINYA PERSEROAN         
Pasal 2.                    
Perseroan didirikan untuk jangka waktu[3] tidak    -terbatas[4]. 
                                   
MAKSUD DAN TUJUAN SERTA KEGIATAN USAHA[5]      
Pasal 3.                   
1.   Maksud dan tujuan Perseroan adalah berusaha  dalam bidang jasa, pembangunan,            pengangkutan, perbengkelan, percetakan,   perdagangan, perindustrian dan pertanian.[6]   
2.   Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut diatas Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha[7] sebagai berikut:                    
a.  Menjalankan usaha-usaha di bidang jasa: -
-   Konsultasi Manajemen dan           
Administrasi;                     -
-   Periklanan dan Reklame serta Promosi dan pemasaran;                    
-   Hiburan, Promosi, Agency, Manajemen dan Produksi;                     -
-   Jasa persewaan mesin dan  peralatannya;                      -
-   Jasa komputer dan kegiatan yang terkait;                          
-     Jasa pendidikan Non Formal;     
-   Konsultasi Arsitek, Landscape,      
Design dan Interior;               
-   Konsultasi Teknik Engineering;      
-   Instalasi dan Perawatan Jaringan Komputer dan Peripheral;           
-   Konsultasi Manajemen Sumber Daya Manusia;                          
-   Konsultasi Pelatihan dan Keterampilan;                     -
-   Pengelolaan dan penyewaan Gedung, Perkantoran, Taman Hiburan/Rekreasi dan Kawasan Berikat;              
-     Jasa Penunjang Kegiatan Penerbangan;
b.  Menjalankan usaha-usaha di bidang pembangunan:                         
-     Bertindak sebagai pengembang;       
-   Pemborongan pada umumnya (general contraktor);                      -
-   Pembangunan Gedung dan Konstruksi,  Jembatan, Jalan, Taman dan  sebagainya;                       
-     Pemasangan instalasi-instalasi;     
-     Pengembangan Wilayah Pemukiman;     
c.  Menjalankan usaha-usaha di bidang transportasi:    
-     Ekspedisi dan pergudangan; 
-     Angkutan penumpang;                
d.  Menjalankan usaha-usaha di bidang perbengkelan:   
-   Perawatan, Pemeliharaan dan Perbaikan;                        
-     Menjalankan usaha-usaha showroom;   -
-   Pemasangan dan penjualan Assesoris  kendaraan;                        
e.  Menjalankan usaha-usaha di bidang   percetakan :                         
-   Memperdayakan hasil-hasil dari  penerbitan;                       
-   Penjilidan, Kartonage dan Pengepakan;                       
-     Pencetakan buku-buku;              
-     Desain dan cetak grafis;           
-   Offset; 
-   Pencetakan Majalah-majalah dan      
Tabloid (Media-Masa);              
-     Sablon;                          -
-     Pencetakan Dokumen;                
f.  Menjalankan usaha-usaha di bidang      -
perdagangan:                         
-     Import dan eksport;                
-     Perdagangan Besar Lokal;           
-   Bertindak sebagai Grosir, Supplier, 
Leveransier dan Commision house;    -
-   Distributor Agent dan sebagai  perwakilan dari badan-badan perusahaan-perusahaan;             
-   Perdagangan yang berhubungan dengan usaha real estat dan property;      
-     Penjualan Mobil dan Sepeda Motor;   
- Perdagangan eceran kecuali mobil dan sepeda motor;                     -
-   Perdagangan komputer dan alat  Elektronika;                      -
-   Perdagangan Alat Transmisi   Telekomunikasi;                   
g.  Menjalankan usaha-usaha di bidang      -
perindustrian:                       -
-   Industri makanan dan minuman dan pengalengan/pembotolan (Amatil);    
-     Industri pengolahan hasil perikanan (coldstorage);                    
-     Industri tekstil;                 -
-     Industri pakaian jadi (garmen);     
-     Industri meubel (furniture);        
-     Industri mesin-mesin;              
-     Industri peralatan rumah tangga;    -
-   Industri kayu (tidak termasuk furniture) dan barang anyaman;      
-     Industri daur ulang;               
-     Industri Kerajinan Tangan;         -
h.  Menjalankan usaha-usaha di bidang  pertanian:       
-     Agroindustri;                     -
-     Industri pertanian;                
-     Peternakan;                       
-   Perikanan darat/laut dan pertambakan;     
-     Perkebunan Tanaman Pangan;         -
-     Kehutanan.                        



[1] Psl 5 ayat 1, Pasal 16, Pasal 21 ayat 2a UUPT, PP nomor 43 tahun 2011 
[2] Psl 5, 17 UUPT, tempat di daerah kota atau kabupaten. Perseroan harus mempunyai alamat lengkap di tempat kedudukan.
[3] Pasal 6, Pasal 21 ayat 2c, Pasal 142, Pasal 145 UUPT
[4] Tentang Jangka Waktu dalam pasal 2 AD, sejak lama dikaitkan dengan Jenis Perseroan dengan kategori PMA dan PMDN. Setiap PMA, berdasarkan UU No. 1 Tahun 1967, mempunyai jangka waktu terbatas. Sebaliknya, untuk PMDN (UU No. 6 Tahun 1968) tidak ada pembatasan jangka waktu. Karena terkait dengan adanya perubahan Jangka Waktu, makanya setiap perubahan status dari PMA ke PMDN/non fasilitas atau sebaliknya akan diperlukan sebagai Perubahan AD yang perlu Persetujuan.  
Dengan adanya UU No. 25 Tahun 2007, sudah tidak ada pembatasan untuk PMA, namun bisa saja pembatasan diatur dalam izin yang dikeluarkan oleh BKPM.
Berdasarkan UU No. 25, semua bentuk kegiatan menanam modal adalah Penanaman Modal baik penanam modal dalam negeri maupun penanam modal asing. Dengan konsep ini, maka dalam AHU.WEB.ID hanya mengelompokan Jenis Perseroan dalam PMA dan PMDN saja.
[5] Pasal 18, Pasal 21 ayat 2b UUPT. 
[6] Bidang usaha Perseroan dikelompok dalam bidang Umum dan Khusus. Umum diartikan bahwa bidang-bidang tersebut dapat dijalankan dalam 1 Perseroan. Sedangkan Khusus adalah Perseroan hanya dapat menjalankan bidang usaha Khusus tersebut dan tidak dapat digabungkan dengan usaha lainnya. Uraian Pasal 3 ayat 1 dan 2 AKTA ini adalah jenis bidang usaha Umum, sedangkan bidang usaha Khusus dapat mencakup antara lain : Keuangan (Bank dan nonBank), Kesehatan, Informasi dan Komunikasi, Pertambangan, Perhubungan Laut dan Udara, Pertahanan, Pariwisata,  Tenaga Kerja dsb.
[7] Uraian detail Kegiatan Usaha diatur dalam Klasifikasi Baku Lapangan usaha Indonesia (KBLI) tahun 2009 (Peraturan Ka BPS No 57 Tahun 2009 

Related Posts: